Pustaka Wayang

Archive for December 2009

 

Gamal Kamandoko ; ” Bharatayudha – Banjir Darah di Tegal Kurusetra “; Yogyakarta ; Penerbit Narasi ; 2009 = cetakan ke 1 ; ISBN 9791681511, 9789791681513 ; 308 halaman ; gambar wayang kulit ; bahasa Indonesia.

Dalam buku ini penulis mencoba ‘menggabungkan’ antara dua versi Bharatayudha ( India dan Jawa ), meskipun akhirnya , kisah yang penulis sajikan lebih kental ‘bernuansa’ Jawa – sesuai dengan latar belakang penulis sebagai orang Jawa.

[ sisipan 06 Des 2009 ]

Di bagian depan buku ini ditampilkan biografi Tokoh-tokoh Bharatayudha urut sesuai abjad nama disertai dengan gambar wayang kulit nya.


[ akhir sisipan 06 Des 2009 ]

 

Sindhunata, (ilustrator isi) Hajar Satoto ; ” Anak Bajang Menggiring Angin “ ; Jakarta ; Gramedia Pustaka Utama ; Februari 2007 = cetakan kedelapan ; 363 halaman ; ISBN 979686147X, 9789796861477 ; gambar wayang ; bahasa Indonesia.

Catatan cetakan :
Cetakan pertama = Oktober 1983 , cetakan keenam = Februari 2001 , cetakan ketujuh = Mei 2003 , cetakan kedelapan = Februari 2007.

Kisah dalam buku ini pernah dimuat sebagai serial Ramayana dalam harian Kompas, setiap hari Mingggu, selama tahun 1981. Dengan beberapa perbaikan dan tambahan, serial Ramayana ini diterbitkan dalam bentuk buku ini.

[ sisipan 06 Des 2009 ]

Anak bajang
menggiring angin
naik kuda sapi liar
ke padang bunga
menggembalakan kerbau raksasa
lidi jantan sebatang
disapukan ke jagad raya
dikurasnya samudra
dengan tempurung bocor
di tangan nya

dst …..

gelap pun gulita
dengan empat nafsu cahaya
anak bajang menyalakan dian
teja darpasura
bumi bergoncang
dahana menyala
jaladri pecah
prahara melimbah-limbah

dst …..

Catatan di sampul belakang :

Tak banyak karya sastra di Indonesia yang dicetak ulang beberapa kali seperti buku Anak Bajang Menggiring Angin ini. Banyak pembacanya mengaku telah menemukan pegangan yang menguatkan dan mencerahnkan hidupnya. Beberapa potongan kisahnya telah memberikan inspirasi bagi lahirnya sejumlah karya seni tari dan teater. Di banyak SMU, buku ini dipakai sebagai bahan pelajaran sastra.

Berangkat dari kisah Ramayana, buku ini telah menjadi karya sastra yang aktual untuk kehidupan masa kini. Dalam buku ini terkandung pelbagai khazanah kekayaan tentang cinta sejati, tentang pergulatan manusia menghadapi penderitaan, kesendirian, dan kesunyiannya, tentang kesia-siaan kekuasaan, dan tentang kemenangan autentisitas manusia di tengah segala kepalsuan hidup. Bagi sementara pengamat sastra, kisah buku ini merepresentasikan perlawanan mereka yang lemah dan tak berdaya menghadapi absurditas nasib dan kekuasaan.

Banyak pengamat mengatakan, kekuatan Anak Bajang Menggiring Angin ini terletak dalam bahasanya yang sangat indah, lebih-lebih dalam corak liriknya yang puitis dan ritmis. Perjalanan buku ini sendiri telah menjadikannya sebuah karya sastra yang klasik.

Penerbit
PT Gramedia Pustaka Utama,
Jl. Palmerah Barat 33 – 37, Lt 2 – 3,
Jakarta 10270

http://www.gramedia.com

[ akhir sisipan 06 Des 2009 ]

 

Pratinjau terbatas di Google Books :
http://books.google.co.id/books?id=3ezRW6H4tE0C&printsec=frontcover&dq=anak+bajang+menggiring+angin&lr=#v=onepage&q=&f=false

 

 
R.K. Narayan ; (penerjemah) Nin Bakdi Sumanto ; (penyunting) Rika Iffati Farihah ; Ramayana Mahabarata ; Yogyakarta ; Bentang ; 2009 = cetakan pertama ; viii + 568 halaman ; ISBN 978-979-1227-54-4 . Judul asli : The Ramayana & The Mahabharata ; Penguin ; New York ; 1972 .

Penerbit Bentang (PT. Bentang Pustaka)
Jl. Pandega Padma 19, Yogyakarta 55284
Tel : (0274) 517373 , Faks : (0274) 541441
Email : bentangpustaka@yahoo.com
http://www.mizan.com

 

Terbitan 1992.


Prof. Drs. Suwadji Bastomi ; “ Dewaruci “ – Apresiasi Pada Kesenian Wayang ; Semarang ; Media Wiyata ; 1992 ; 37 halaman ; gambar wayang ; bahasa Indonesia.


Ebook nya bisa dijumpai dan diunduh di internet dengan alamat URL :

http://www.4shared.com/file/174621065/f011d48/Dewaruci_Suwadji.html

Selamat membaca.

Terbitan 1966.

Ki Siswoharsojo ; “ Tafsir Kitab Dewarutji “ ; Jogjakarta ; PT Jaker ; Lodjiketjil ; 1966 = cetakan 1 ; 44 halaman ; gambar wayang ; bahasa Indonesia.

Ebook bisa ditemui dan diunduh di internet di alamat URL :

http://www.4shared.com/file/173597101/4e7c360d/Dewaruci_Siswoharsojo.html

Selamat membaca.

Terbitan 1962.

( Ditinjau oleh ) Dr. A Seno Sastroamidjojo ; “ Tjeritera Dewa Rutji ( Dengan Arti Filsafatnja ) “ ; Jakarta ; Penerbit Kinta ; 1962 ; 57 halaman ; bahasa Indonesia ; gambar wayang.

Ebook bisa ditemui dan diunduh di internet dengan alamat URL :\

http://www.4shared.com/file/173608525/afc938c3/Dewaruci_SenoSastroamidjojo_1.html

http://www.4shared.com/file/173610030/38a73eb9/Dewaruci_SenoSastroamidjojo_2.html

Selamat membaca.

.

Penulis dr A Seno Sastroamidjojo juga menulis tentang makna simbolisasi dari pertunjukan wayang kulit di bukunya berjudul ” Renungan Tentang Pertundjukan Wajang Kulit ” , dan buku yang menelaah lakon ” Arjuna Wiwaha “.

Buku Manikmaya terdiri dari tiga jilid. Buku ini menceritakan kisah sejak manusia pertama kali diturunkan ke dunia hingga Islam berkembang di Jawa. Didalamnya termasuk diceritakan lakon-lakon yang sering dijumpai didunia pewayangan.

Saya cuplikan awal dari buku, berupa pupuh dhandhanggula

Konon Mas Ngabei Ronggo di Penambangan yang mengepalai para abdi dalem Kadipaten Mangkunegaran Surakarta, telah berhasil menyusun kisah tentang kedatangan agama Islam di Pulau Jawa. Cerita ini dimulai dari Sis Yanas Nurcahyo, adalah keturunan Nabi Adam sampai dengan Sunan Giri.

Kisah yang disusunnya bersumber dari Kitab suci Al Qur’an, tentang tonasube (ilmu tasawuf). Cerita ini diuraikan dalam bentuk ijina’ dan kias, menunjukkan sifar : Maha Tunggal, Maha Pengasih dan Penyayang, Pemurah dan Pengampun Tuhan seru sekalian alam.

Cerita ini ditulis pada hari Sabtu Kliwon tanggal empat belas bulan Jumadilawal tahun Ehe, wuku Warigalit, dalam masa kelima, dalam jangka windu : Windu Adi. Diberi sasmito sandi Sirno Ening Sworo Tunggal (1740).

Kelanjutannya silahkan dibaca disini :

Pratinjau buku ini dapat dilihat di Google Book.

Buku ini adalah menampilkan sosok yang bernama Bhisma atau Dewabrata secara utuh. Diceritakan proses kelahiran hingga wafatnya. (kalau dalam pagelaran wayang mungkin bisa disebut sebagai kisah “banjaran”).

Kisah tentang pengorbanan seorang Dewa brata yang seharusnya menjadi raja Hastina namun rela untuk melepaskan gelar putra mahkota demi memenuhi persyaratan calon ibu tirinya, bahkan rela untuk tidak menikah sepanjang hidupnya.

Kisah tentang perjuangannya dalam menegakkan kebenaran dan “kerja keras”-nya membimbing keluarga serta negaranya agar tetap dalam jalan yang lurus.

Bhisma selalu teguh setia pada janjinya, janji demi negeri dan wangsanya. Keteguhannya nyata dalam sikapnya yang tenang dan ucapannya yang bijaksana dalam memandang dan mengurai masalah.Kisah tokoh Bhisma yang dinukil dari kisah klasik Mahabharata ini diceritakan kembali dengan gaya bertutur yang lancar dan enak dibaca oleh seorang penulis muda berbakat yang mencintai kisah wayang sejak usia muda. Dihiasi dengan gambar-gambar bercorak wayang purwa karya ilustrator muda yang selain pandai melukis, juga menguasai ilmu pedhalangan dan terampil memainkan bermacam-macam instrumen gamelan.

Sinopsis Gramedia

Adapun yang ingin membaca cuplikan buku ini, telah saya downloadkan dari Google Book dan dapat dibaca disini.

Tags:

Terbitan 1954, 1958, 1960.

( Disadur dan di Indonesia kan oleh ) Tjabang Bagian Bahasa / Urusan Adat Istiadat dan Tjeritera Rakjat, Djawatan Kebudajaan, Departemen Pendidikan Pengajaran dan Kebudajaan, Jogjakarta ; “ Kitab Dewarutji “ – Berisikan tjeritera : Bima Berguru kepada Pendeta Drona. Tjeritera mengandung keagamaan dan kefilsafatan ; Jogjakarta ; 1960 = cetakan 3 ; 60 halaman ; gambar wayang ; bahasa Indonesia. Catatan : 1954 = cetakan 1 ; 1958 = cetakan 2.

Ebook nya bisa dijumpai dan diunduh di internet dengan alamat URL :

http://www.4shared.com/file/173584978/5927cf88/Dewaruci_Tjabang_Bahasa_1.html

http://www.4shared.com/file/173586656/2dfc0fbb/Dewaruci_Tjabang_Bahasa_2.html

Selamat membaca.

Terbitan 1922 ~ 1929.

M. Ng. Mangoenwidjaia ; “ Serat Dewaruci “ Punika Serat Dewaruci ingkang sampun mawi wredi. ; Kediri ; kawedalaken sarta kasade dening Tan Khoen Swie ; 1929 = tjetakan jang ka V ; 56 halaman ; gambar wayang ; bahasa Jawa ; aksara Jawa.

‘Ebook’ buku ini bisa dijumpai dan diunduh di internet dengan alamat URL :

http://www.4shared.com/file/173577634/af4439a5/Dewaruci_Mangoenwidjaia_1.html

http://www.4shared.com/file/173579820/5b7396c4/Dewaruci_Mangoenwidjaia_2.html

Dua contoh gambar dalam buku ini :

Selamat membaca.


Blog Stats

  • 802,007 hits

Categories

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 64 other followers

Halaman dilihat :