Pustaka Wayang

Pelataran


Semar Gareng Petruk Bagong

“Wayang” sudah menjadi budaya bangsa Indonesia sejak dahulu semasa nenek moyang kita menjalani kehidupannya. Lakon-lakon cerita wayang begitu berperan dalam perbincangan, menjadi panutan sekaligus sebagai hiburan bagi kalangan para bangsawan, sastrawan maupun rakyat jelata.

Setelah dunia mengenal kertas kemudian percetakan, maka di Indonesiapun kemudian banyak muncul buku-buku yang membahas tentang wayang, baik menulis tentang cerita perwayang atau tokoh-tokohnya dan segala hal yang terkait dengan wayang.

Blog ini dibuat untuk mengumpulkan warisan budaya berupa pustaka yang terkait dengan wayang dengan harapan :

  • Sebagai upaya memelihara dan melestarikan budaya wayang yang di jaman kiwari ini semakin terpinggirkan tergilas oleh serbuan “budaya modern”
  • Mengumpulkan pustaka berupa buku, catatan ataupun referensi yang lain yang terkait dengan wayang, terutama pustaka kuno yang jumlahnya semakin berkurang dan susah dicari, atau bahkan sebagian telah lenyap tidak tentu rimbanya.
  • Sebagai media sharing dan diskusi terhadap pemerhati wayang yang masih mempunyai “semangat” untuk tetap nguri-uri budaya leluhur yang adi luhung
  • Dapat juga digunakan sebagai referensi bagi yang berkepentingan terhadap konten di blog ini semisal untuk tujuan penelitian, pembuatan skipsi de el el.
  • Apa lagi ya ? Oh ya … untuk mengembangkan diri, memupuk kebiasaan untuk saling berbagi, memberi dan menerima, berupa koleksi, pemikiran dan potensi yang lainnya.

Terlalu muluk dan belum membumi nggak ya, harapan di atas ?

Sepertinya nggak masalah kan, yang penting sambil jalan akan diperbaiki. Tentu saja dengan dukungan dari para pembaca dan para pecinta serta pemerhati wayang pada khususnya. Dan satu lagi … biar sedikit … mudah-mudahan konten akan selalu ter-update dalam ke-istiqomah-an.

Terima Kasih, Matur nuwun

Wassalam

Budi Adi Soewirjo

Pranowo Budi Sulistyo

14 Responses to "Pelataran"

bpk/mas/eyang ysh,

saya rutin buat cerita wayang di milist2 yg saya ikuti. Namanya Wayang blekberi karena sy ngetiknya di BB sambil nunggu kereta datang. Maklum saya adalah roker=rombongan kereta.
Kalau menurut saya, wayang itu contoh kehidupan. Yg bisa terjadi jaman rama sinta , mahabarata ataupun di masa kini.
jadi selalu bisa jadi kaca brenggala.
sudah 2 seri sy selesaikan : Petruk jadi raja dan Srikandi belajar memanah cinta.
Dan yg saya surprise sendiri ternyata banyak penggemarnya meski mayoritas pembaca ada di jakarta. bahkan ada yg di australia, kanada, slovakia, kamerun dan jepang..dan tentu saja di USA

Yth Mbak/Mas Kris,
Trm ksh atas perhatian Anda. Salut atas apresiasi Anda kpd wayang serta salut atas penulisan cerita wayang di Wayang Blekberi. Semangat berbagi sprt ini yg perlu kita jaga serta kita tularkan. Smg Anda sll dlm lindungan dan berkah Gusti Allah. Amin.

Mas Budi, apa kabar…
Proyek digitalisasi buku-buku pewayangan sangat membantu insan-insan pecinta wayang untuk lebih memahami dan memperdalam berbagai kisah maupun falsafahnya.
Yang lebih penting lagi adalah upaya untuk melestarikan budaya kita ini agar selalu dan tetap dihati serta menjadi suri tauladan dalam kehidupan ini. Tanpa ada informasi seperti ini, pelan tapi pasti kisah pewayangan akan tergerus oleh budaya-budaya luar yang tiada henti menerjang kita.
semoga saja kelak saya bisa menyumbang versi pdf ya
salam

usul mas…kalau bisa tampilkan ( gambar) tokoh wayang disertai biografinya (diceritakan dari lahir sampai mati secara ringkas ).contoh Raden gatotkaca
nama ayah : R.Werkudara
Nama Ibu : Dewi Arimbi
Kasatriyan : Pringgodani
dst………

Mas Budi Santosa, Maaf jwb nya lamaaa banget.
Situs ini meng khusus kan diri u menampilkan utamanya ttg pustaka wayang dan tulisan ttg wayang.

Usul Anda sdh dilaksanakan oleh rekan pemilik situs wayang yg lain. Jadi sebaiknya antar situs wayang saling mengisi. Antar situs nanti bisa saling info tautan.

Jk kami memuat gambar wayang, kami pilih gambar yg situs wayang lain belum pernah memuat, contohnya kami muat gambar wayang yang pernah terbit th 1937 karya penggambar legendaris. Dan kami tampilkan dgn resolusi tinggi.

Kami hrp jwb ini tdk terlalu mengecewakan Anda. Bgmn pun kunjungan serta saran Anda menggembirakan kami bhw di hati kita masih ada wayang.

Salam, Budi Adi Soewirjo

Kulonuwun Mas Budi, saya sangat kagum pada semangat budaya anda, apresiasi Mas sangat membantu saya dalam riset saya tentang budaya Jawa (Saya sekarang sedang menulis artikel tentang “Anak Banjar Menggiring Angin”-nya Sindhunata di WBI).

Karena saya banyak menggunakan internet, saya juga sangat terbantu dengan adanya WBI (Wikipedia Bahasa Indonesia) yang sekarang ini semakin populer di kalangan pelajar maupun umum.
Saya ingin mohon, sekiranya Mas Budi sempat, apakah bisa juga menulis di WBI? Karena pengetahuan Mas saya yakin akan sangat membantu penyebaran informasi budaya di portal WBI, dan WBI diakses ribuan orang setiap harinya. Mas bisa menaruh pranala (link) ke blog Mas, sehingga Blog Mas Budi pun semakin ramaiπŸ™‚ Mohon tanggapan Mas Budi. TK

salam
Sonny

Yth Mas Sonny,
Trm ksh atas saran Anda. Mhn maaf, sy perlu merenung lama u bisa menjawab. Becermin dan menakar diri.
Akhirnya bisa menulis jwb ini.
Mhn maaf, sy mrs blm ‘pantes’ ikut menulis di WBI.
Sy bertekad apresiasi wayang di segmen yg elemen pewayangan Nsntr lain blm sempat menangani. Sy ingin lbh giat di usaha mandiri komunitas wayang mengalih media kan (baca : mendigital kan) (istilah bhs Jawa : mutrani) pustaka wayang / bahan tercetak ttg wayang. Memperkuat komunitas wayang u siap hadapi ‘digital open library’, mempersiapkan isi / content nya.
Selain itu menyemangati rekan lain yg ‘mutrani’ file audio visual wayang.
Komunitas wayang hrs menatap ke depan, siap menunggangi teknologi digital dan internet u dimanfaatkan guna mempertahankan keberadaan wayang sekaligus mengembangkan apresiasi pecinta nya.
Demikian Mas jwbn saya.
Trm ksh tlh singgah serta memberi saran. Sy percaya bhw kecintaan serta apresiasi wayang di hati Anda akan makin tebal serta siap menulari rekan yang lain.
Salam hangat,
Budi Adi Soewirjo.

Ikutan korespondensi, pak. Dari buku koleksi saya:

Huru-hara di Kawasan Madukara (Lahirnya Kalasrenggi) oleh Muh Sunardiyanto, Tiga Serangkai 1984
http://www.4shared.com/document/y6eikqI9/Huru-hara_di_Kawasan_Madukara.html

Kresna Duta oleh Murhono Hs, Tiga Serangkai 1984
http://www.4shared.com/document/_TAdNfXu/Kresna_Duta.html

Kulo nuwuun Mas Budi, Nuwun sewu kula mboten saget caos atur pamrayogi, rumaos cetheking seserepan kula, malah nembe mbikak kemawon ngraosaken ‘helok’ biyuh biyuh…………….., ingkang wonten namung sarujuk sedya nyengkuyung mawi menapa ingkang saget nderek partisipasi sanaos sak kuku cemeng, klungsu-klungsu sedya udhu, pramilo rikolo sowan Mas Prabu diparingi sangu seserepan ugi diparingi ngampil bahan. Injiih mbok menawi menika lantaranipun kula nderek partisipasi sak kuku cemeng, ugi kula saget nderek ngudi seserepan. Namung ampun paring pangalembana langkung rumiyin awit anggen kula mlampah randat awit ‘keterbatasan kula’. Monggo kalajengaken, kula nderek nyengkuyung. Nuwun

Mas Roni Subari, kula ngaturaken sugeng rawuh lan panuwun kangmas sampun kersa rawuh ing pelataran puniki saha kersa maringi seseratan. Bingah ing manah kula bilih para kadang ing bebrayan seni ringgit saged sesarengan nyecep punapa sakedhik ingkang sampun kula siapaken ing ngriki.
Matur suwun ugi dene kangmas kagungan krenteg kersa ‘paring krida’ (partisipasi). Sanajan klungsu, mangke baka sakedhik ngrembaka saged dados wukir emas.
Mangga kangmas, kita sesarengan ‘caos dharma’ dumateng bebrayan punapa ingkang kita saged, ngupadi supados kita mboten ‘kepaten obor’, sageda putra wayah Indonesia / Jawi maos lan nyinau punapa ingkang sampun kaserat para leluhur ing kapustakan.
Samanten ugi dumateng para kadang sanes, sumangga kita sesarengan guyub gotong royong ing bab puniki.
Nuwun. Budi Adi Soewirjo.

assalamualaikum , salam kenal mas budi . nama saya wahyu . penggemar wayang dan penikmat gending . untuk diketahui saya sudah sering ke dalemnya mas prabu . karena blog ini juga berkenaan dengan wayang , mungkin saya juga akan sering mampir ke dalem panjenengan ini . begitu barangkali sekaligus ini kulonuwun saya . salam .

Wlkmslm. Sugeng rawuh dan trm ksh sdh sudi mampir. Mangga silakan dimanfaatkan blog ini dlm meng-apresiasi wayang. Jika ada kritik dan saran, silakan, akan sy terima dgn senang hati tangan terbuka.
Sy akan lbh senang jk panjenengan jg bisa ‘paring krida’ / partisipasi dlm hal konservasi buku wayang yg sdh tdk terbit lagi.
Nuwun.
Budi Adi Soewirjo

Rahayu………….matur sembah nuwun postingan ipun awit saget kula ngge nambah wawasan. Semanten Ugi blog puniki leres2 manfaat, kula nderek bombong manah kula awit taksih kathah ingkang kersa nguri-uri budaya jawi

lestarikan budaya kita
jangan sampai punah di makan zaman

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog Stats

  • 589,307 hits

Categories

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 60 other followers

Halaman dilihat :

%d bloggers like this: