Pustaka Wayang

Posts Tagged ‘Tri Gantalpati

Dewi Madrim, Prabu Pandu Dewanata, Puntadewa, Dewi Prita, Tri Gantalpati, Arjuna, Gajah Seno, Pringgodani, patih Gandamana, Resi Kimindama, Saptarengga, Aji Pameling, Destrarastra, Prabu Tremboko, Yamawidura, Bathara Dharma.

.

Data buku serial ke 4 :

Herjaka Hs  ;  “ Dosa Pandu Dewanata “  ;  Yogyakarta  ;  Kanisius  ; 2005 = cetakan pertama  ; ISBN 9796729008, 9789796729005  ;  bahasa Indonesia  ;  cerita wayang bergambar.

.

Sinopsis :

Putra sulung Astinapura tidak dapat melihat. Maka, takhta Astinapura diberikan kepada putra kedua. Dalam pemerintahannya Pandu dibantu oleh Patih Tri Gantalpati. Kedudukan itu diperoleh Tri Gantalpati dengan cara memperdaya Patih Gandamana.

Bagi Pandu masa depan Astinapura tidak jelas karena ia belum mempunyai anak. Untuk mengusir kesepiannya Pandu dan kedua istrinya berburu ke hutan. Saat itulah ia terkena kutuk dari seorang resi sakti.

Akhirnya Pandu memperoleh lima anak dengan bantuan aji pameling yang dimiliki Dewi Prita, istrinya.

Kutuk dari dewa terjadi, Pandu Dewanata dan Dewi Madrim meninggal. Selanjutnya masa depan Astinapura akan banyak ditentukan oleh kelima anak yang lahir dari dua istri ini.

———- 

Anda bisa melihat beberapa halaman buku ini di pratinjau terbatas di situs Google Books :
http://books.google.co.id/books?id=klaY5bWx5UoC&printsec=frontcover

Di situs Google Books, buku ini tercatat di URL :
http://books.google.co.id/books?id=klaY5bWx5UoC

———- 

Alamat penerbit Kanisius

Biodata penulis / penggambar Herjaka Hs.

Buku cerita wayang bergambar berbahasa Inggris, Gendari’s Grudge, Herjaka Hs, Kanisius, Yogyakarta, 2005, Pandu, Mandura, Setyawati, Destarastra, Ambika, Ambalika, Gendari, Begawan Druwasa, Prita, Madrim, Pameling Charm, Bandondari, Candra Birawa Charm, Bathara Surya, King Basukunti, Tri Gantalpati.

.

 

Data buku :

Herjaka Hs  ;  “ Gendari’s Grudge “  ;  Yogyakarta  ; Kanisius  ;  2005 = cetakan pertama  ;  ISBN 9792111328, 9789792111323 ;  bahasa Inggris  ;  cerita wayang bergambar.

 

Abiyasa had three sons. All of them were handicapped but hat got superiority. The eldest son named Destarastra was blind but very powerful. The second son was Pandu Dewanata who hat got deformed neck but was good at archery. His blood was white therefore he would be free from any evil things. The third son named Yamawidura was lame but good at state structure.

After being mature, Pandu Dewanata joined a competition which was already won by Prince Narasoma. He could shoot a bird as what had done by Prince Narasoma. Therefore he was entitled to marry Prita. Prince Narasoma challenged Pandu to fight a duel. The fight was won by Pandu. So Madrim, Prince Narasoma’s younger sister, was entrusted to Pandu.

Halfway home Pandu was challenged by Tri Gantalpati who was defeated successfully. So Tri Gantalpati entrusted his elder sister, Gendari, to Pandu.

Pandu loved his elder brother so much then he invited Destarastra to choose one princess. The selected princess didn’t love Destarastra so it was neither proud nor happiness which grew in the heart of that Putri Boyongan, but grudge. The grudge would be brought along the history of her descendants.

———- 

Anda bisa melihat beberapa halaman buku ini di pratinjau terbatas di situs Google Books :
http://books.google.co.id/books?id=Aj03_VW-nDkC&printsec=frontcover#PPT5,M1 

Di situs Google Books, buku ini tercatat di URL :
http://books.google.co.id/books?id=Aj03_VW-nDkC

—– 

Alamat penerbit Kanisius

Biodata penulis Herjaka Hs.

Buku cerita wayang bergambar, Dendam Dewi Gendari, Herjaka Hs, Kanisius, Yogyakarta, Dewi Madrim kerajaan Mandura, Dewabrata, Dewi Ambika, Dewi Setyawati, Destarastra, Begawan Druwasa, Dewi Gendari, Aji Pameling, Dewi Bandondari, Prabu Basukunti, Tri Gantalpati, Bathara Surya, Aji Candra Birawa.

.

Buku serial ke 3 dari penulis Herjaka Hs :

.

Herjaka Hs  ;  “ Dendam Dewi Gendari “  ;  Yogyakarta  ;  Kanisius  ; 2005 = cetakan pertama  ; ISBN 9796728990, 9789796728992  ;  bahasa Indonesia  ;  cerita wayang bergambar.

.

Sinopsis :

Abiyasa mempunyai tiga orang putra. Ketiganya tak ada yang sempurna, namun mereka mempunyai keunggulan. Anak pertama bernama Destarastra, ia buta namun sangat sakti. Anak kedua Pandu Dewanata, ia cacat leher namun pandai memanah. Ia berdarah putih sehingga terhindar dari segala serangan jahat. Anak ketiga Yamawidura, kakinya panjang sebelah namun ia menguasai ilmu ketatanegaraan.

Setelah dewasa, Pandu Dewanata mengikuti sayembara yang sebelumnya telah dimenangkan oleh Raden Narasoma. Ia berhasil memanah burung seperti yang dilakukan oleh Raden Narasoma. Dengan demikian, ia berhak memboyong Dewi Prita. Raden Narasoma menantang Pandu untuk perang tanding. Pertarungan dimenangkan oleh Pandu, maka Dewi Madrim, adik Raden Narasoma diserahkan kepada Pandu.

Di tengah perjalanan pulang Pandu ditantang oleh Trigantalpati dan berhasil dikalahkan. Maka, Trigantalpati menyerahkan kakaknya, Dewi Gendari, kepada Pandu.

Pandu sangat mencintai kakaknya, maka ia mempersilakan Destarastra memilih satu putri. Putri yang dipilih ternyata tidak mencintai Destarastra sehingga bukan kebanggan dan kebahagiaan yang tumbuh dalam hati putri boyongan itu, tetapi dendam. Dendam itulah yang akan terus dibawa dalam sejarah keturunannya.

.

—– 

Anda bisa melihat beberapa halaman buku ini di pratinjau terbatas di situs Google Books :
http://books.google.co.id/books?id=J7bYj1_FH0kC&pg=PT31&dq=mahabarata&lr=&as_brr=3&as_pt=BOOKS#PPT26,M1

Di situs Google Books, buku ini tercatat di :
http://books.google.co.id/books?id=J7bYj1_FH0kC

—– 

Alamat penerbit Kanisius

Biodata penulis / penggambar Herjaka Hs.


Blog Stats

  • 761,113 hits

Categories

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 64 other followers

Halaman dilihat :